Suasana penuh haru, bangga, dan kebersamaan mewarnai Wisuda dan Perpisahan MTs serta SMA Zainal Abidin Brani Kulon. Selain prosesi wisuda yang mengundang air mata, acara juga dimeriahkan pentas seni, pembacaan puisi, penghargaan juara kelas, serta apresiasi kepada sembilan santri penghafal Juz 30 sebagai bentuk komitmen sekolah mencetak generasi berprestasi dan berakhlakul karimah. | Tahun 2026
Suasana
haru dan penuh kebanggaan menyelimuti acara Wisuda dan Perpisahan Siswa MTs dan
SMA Zainal Abidin Brani Kulon Maron Probolinggo yang digelar dengan meriah pada tanggal 03 Juni 2026 di
halaman sekolah. Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi para siswa, guru,
orang tua, serta seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Zainal Abidin sebagai
penanda berakhirnya masa belajar sekaligus awal perjalanan menuju jenjang
pendidikan berikutnya.
Acara
diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan
menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars. Seluruh tamu undangan tampak antusias
mengikuti rangkaian acara yang berlangsung khidmat.
Memasuki
acara inti, para siswa menampilkan berbagai pentas seni yang memukau.
Beragam penampilan seperti musik dan tari islami, hingga pertunjukan kreativitas
siswa berhasil menghibur para hadirin. Tepuk tangan meriah terus mengiringi
setiap penampilan yang menjadi bukti bakat dan kreativitas para peserta didik.
Suasana
semakin menyentuh ketika salah seorang siswa membawakan puisi perpisahan
dan puisi untuk orang tua yang menggambarkan rasa terima kasih kepada
guru dan orang tua. Lantunan bait-bait puisi yang penuh makna membuat banyak
hadirin meneteskan air mata karena mengingat perjuangan selama menempuh
pendidikan di MTs dan SMA Zainal Abidin Brani Kulon.
Sebagai
bentuk apresiasi atas prestasi akademik, pihak sekolah memberikan penghargaan
kepada para juara kelas yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat
belajar sepanjang tahun pelajaran. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi
motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi di masa mendatang.
Tak hanya
itu, penghargaan khusus juga diberikan kepada 9 santri Tahfidz yang
berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30. Penyerahan penghargaan ini
menjadi salah satu momen yang paling membanggakan karena mencerminkan komitmen
sekolah dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan,
tetapi juga kuat dalam nilai-nilai Al-Qur'an.
Puncak acara ditandai dengan prosesi wisuda. Satu per satu siswa dipanggil ke atas panggung untuk menerima tanda kelulusan. Tangis haru pecah ketika para siswa memberikan salam hormat dan pelukan kepada orang tua serta guru yang selama ini mendampingi perjalanan pendidikan mereka. Banyak orang tua terlihat tak kuasa menahan air mata, sementara para guru turut merasa bangga melihat anak didiknya berhasil menyelesaikan pendidikan.
Kepala MTs Zainal Abidin, Bapak Mahfudz, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut.
"Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk
meraih cita-cita yang lebih tinggi. Kami berharap seluruh lulusan MTs Zainal
Abidin senantiasa menjaga akhlak, semangat belajar, serta membawa nama baik
almamater di mana pun berada. Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati
atas perjuangan yang telah dilalui."
Sementara itu, Kepala SMA Zainal Abidin, Bapak Musthofa, mengungkapkan kebanggaannya kepada seluruh siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan.
"Kami merasa bangga melihat perkembangan anak-anak selama menempuh pendidikan di SMA Zainal Abidin. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki kehidupan bermasyarakat. Jadilah generasi yang berkarakter, berprestasi, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman."
Pengasuh Pondok Pesantren Zainal Abidin, Nun Zainal Abidin, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya wisuda dan perpisahan yang berlangsung dengan penuh khidmat. Menurut beliau, keberhasilan para siswa merupakan buah dari kerja keras, doa orang tua, serta bimbingan para guru.
"Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan lahirnya
generasi yang telah menyelesaikan satu tahap penting dalam perjalanan menuntut
ilmu. Saya berpesan agar ilmu yang telah diperoleh tidak hanya menjadi
kebanggaan, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Jagalah akhlak,
hormati orang tua dan guru, serta teruslah belajar karena menuntut ilmu adalah
perjalanan sepanjang hayat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan
dan kesuksesan kepada seluruh lulusan."
Beliau juga mengapresiasi para santri yang berhasil menghafalkan Juz 30 dan berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas untuk semakin mencintai Al-Qur'an.
Sementara itu, Ketua Yayasan Zainal Abidin, Nun Zainal Hafidzin, menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan momentum untuk mempersiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu pengetahuan dan akhlak yang mulia.
"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati MTs maupun SMA Zainal Abidin Brani Kulon. Keberhasilan hari ini merupakan hasil sinergi antara siswa, orang tua, guru, dan yayasan. Kami berharap para lulusan menjadi pribadi yang beriman, berilmu, berkarakter, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, agama, bangsa, dan negara. Teruslah melangkah meraih cita-cita, namun jangan pernah melupakan nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di Zainal Abidin."
Link Video Youtube : https://youtu.be/v3rWv1ZlBXc?si=NlmW-bfCudvjF3lT
Dokumentasi

.png)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar